Diposkan oleh Yudi Setiadi on
1. Pelajaran Penting ke-1
Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang Profesor memberikan quiz mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir. Isi Soal terakhir ini adalah : Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah?. Saya yakin soal ini cuma "bercanda". Saya sering melihat perempuan ini. Tinggi,berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya...? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau tidak.
cuma ajang iseng-iseng .. hidup kan ga mungkin terulang kembali, jadi semuanya harus dituangkan sebagai saksi hidup dimasa mendatang
Minggu, 11 Desember 2011
Senin, 05 Desember 2011
ABU NAWAS & SI KIKIR
Di suatu masa hidup seorang laki-laki yang punya sifat kikir (pelit). Ia mempunyai sebuah rumah yang cukup besar.didalam rumah itu dia tinggal bersama seorang istri dan 3 orang anaknya yang masih kecil-kecil. Laki-laki ini merasa rumahnya sudah sangat sempit dengan keberadaannya dan keluarganya. Namun, untuk memperluas rumahnya, sang lelaki merasa sayang untuk mengeluarkan uang.ia putar otak bagaimana caranya agar ia bisa memperluas rumahnya tanpa mengeluarkan banyak. Akhirnya, ia mendatangi Abu Nawas, seorang cerdik dikampungnya. Pergilah ia menuju rumah Abu Nawas.
Si lelaki : "Salam hai Abu Nawas,semoga engkau selamat sejahtera."
Si lelaki : "Salam hai Abu Nawas,semoga engkau selamat sejahtera."
Kamis, 01 Desember 2011
Karakter orang berdasarkan golongan darah
Golongan darah A
- Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.
- Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala.
- Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten.
- Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin.
- Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
- mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya.
- Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama.
Jumat, 25 November 2011
Sebuah Syafaat dari Sabda Nabi S.A.W
Dari Abu Hurairah, beliau berkata bahwa pada suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam disodorkan daging, lalu ditawarkan kepadanya sebesar satu hasta (dari daging tersebut). Kemudian beliau shallallahu 'alaihi wa sallam menyantapnya dengan sekali gigitan, lalu beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
أَنَا سَيِّدُ النَّاسِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَهَلْ تَدْرُونَ بِمَ ذَاكَ يَجْمَعُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الأَوَّلِينَ وَالآخِرِينَ فِى صَعِيدٍ وَاحِدٍ فَيُسْمِعُهُمُ الدَّاعِى وَيَنْفُذُهُمُ الْبَصَرُ وَتَدْنُو الشَّمْسُ فَيَبْلُغُ النَّاسَ مِنَ الْغَمِّ وَالْكَرْبِ مَا لاَ يُطِيقُونَ وَمَا لاَ يَحْتَمِلُونَ فَيَقُولُ بَعْضُ النَّاسِ لِبَعْضٍ أَلاَ تَرَوْنَ مَا أَنْتُمْ فِيهِ أَلاَ تَرَوْنَ مَا قَدْ بَلَغَكُمْ أَلاَ تَنْظُرُونَ مَنْ يَشْفَعُ لَكُمْ إِلَى رَبِّكُمْ فَيَقُولُ بَعْضُ النَّاسِ لِبَعْضٍ ائْتُوا آدَمَ.
"Aku adalah sayyid (pemimpin) manusia pada hari kiamat nanti. Apakah kalian tahu mengapa bisa demikian?
أَنَا سَيِّدُ النَّاسِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَهَلْ تَدْرُونَ بِمَ ذَاكَ يَجْمَعُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الأَوَّلِينَ وَالآخِرِينَ فِى صَعِيدٍ وَاحِدٍ فَيُسْمِعُهُمُ الدَّاعِى وَيَنْفُذُهُمُ الْبَصَرُ وَتَدْنُو الشَّمْسُ فَيَبْلُغُ النَّاسَ مِنَ الْغَمِّ وَالْكَرْبِ مَا لاَ يُطِيقُونَ وَمَا لاَ يَحْتَمِلُونَ فَيَقُولُ بَعْضُ النَّاسِ لِبَعْضٍ أَلاَ تَرَوْنَ مَا أَنْتُمْ فِيهِ أَلاَ تَرَوْنَ مَا قَدْ بَلَغَكُمْ أَلاَ تَنْظُرُونَ مَنْ يَشْفَعُ لَكُمْ إِلَى رَبِّكُمْ فَيَقُولُ بَعْضُ النَّاسِ لِبَعْضٍ ائْتُوا آدَمَ.
"Aku adalah sayyid (pemimpin) manusia pada hari kiamat nanti. Apakah kalian tahu mengapa bisa demikian?
Rabu, 09 November 2011
السـلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Puji syukur kehadirat Allah, berkat rahmatnya kita masih dapat berkumpul bersama untuk membaca postingan milik kita bersama..
Kali ini saya ingin membagi cerita, tentang kegiatan tahunan yg dilakukan seluruh umat muslim di Dunia.. Salah 1 Hari Raya umat Islam.. Idul Adha (Hari Raya Kurban)
Here's the story begun....
Malam itu, Malam minggu (5/11) Panitia solat ied mengadakan rapat bersama mempersiapkan kegiatan solat ied.. yg kemudian menunjuk saya menjadi juru parkir mobil..
pas bgt deh..
pas bgt deh..
keesokan harinya, (6/11) panitia berkumpul pukul set.6 mempersiapkan lokasi dan stay di masing" poros tugas..
mobil pun banyak berdatangan..
sekitar 30 mobil berbaris rapih diatur oleh petugas parkir..
kemudian setelah solat selesai, panitia kembali berkumpul..
dan makan-makan ronde pertama dimulaaiii..
mobil pun banyak berdatangan..
sekitar 30 mobil berbaris rapih diatur oleh petugas parkir..
kemudian setelah solat selesai, panitia kembali berkumpul..
dan makan-makan ronde pertama dimulaaiii..
Kamis, 13 Oktober 2011
Perbedaan In Order to & In Order That
In order to dan in order (that) sama-sama digunakan untuk mengekspresikan tujuan dan keduanya sama-sama berarti agar atau untuk. Namun demikian, penggunaannya dalam kalimat sangat berbeda.
A. Penggunaan “in order to”
In order to selalu diikuti oleh verb1, seperti terlihat pada formula berikut:
1. Subject + verb + object + in order to + verb1 + object.
2. In order to + verb1 + object, subject + verb + object.
Contoh:
Gerunds dan Penggunaannya
Yang dimaksud dengan gerund adalah verb1+ing yang difungsikan sebagai noun (kata benda). Misalnya:killing, receiving, answering, playing, studying, dst. Dalam kalimat, gerund dapat digunakan sebagai subject, object, dan modifier.
A. Gerunds as Subjects
Penggunaan gerund sebagai subject kalimat sudah dibahas pada sentence components tentangsubject kalimat. Untuk merefresh memori anda, perhatikan contoh berikut:
- Having a lot of money is better than having a little. (Punya banyak uang lebih baik dibanding punya sedikit uang).
- Writing and speaking are two different aspects in a language. (Menulis dan berbicara adalah 2 aspek yang berbeda dalam sebuah bahasa).
- Dropping out of school has caused him hard to find a good job. (Putus sekolah telah membuat dia sulit mendapatkan pekerjaan yang layak/bagus).
Langganan:
Postingan (Atom)